RILIS AKSI SOLIDARITAS “Mengetuk Hati Bapak Rektor Universitas Sriwijaya”

RILIS AKSI DAMAI Jilid II DAN PENGGALANGAN KOIN UNTUK REKTOR UNSRI
July 28, 2017
20482373_578488605873969_2547946244060217344_n
RELEASE AKSI BESAR-BESARAN : KAMIS PERLAWANAN
August 3, 2017

Jumat, 28 Juli 2017, Kembali ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Peduli UKT Semester 9 menduduki gedung rektorat. Setelah sebelumnya Menggelar Aksi Di Halaman Rektorat, maka hari ini Masa aksi masuk masuk kedalam rektorat Universitas Sriwijaya.

Aksi hari ini merupakan aksi lanjutan dari aksi dua hari sebelumnya,dan tetep konsisten menuntut penurunan UKT mahasiswa semester 9 dan bidik misi. Masa aksi hari ini 3 kali lipat lebih banyak dari aksi damai 2 hari sebelumnya.

Dua Hari Aksi Damai namun tak di dengarkan aspirasinya, maka Aksi bertajuk “MENGETUK HATI BAPAK REKTOR UNSRI” di mulai dengan Pembacaan Yasin dan Doa Bersama Mendoakan agar HATI Rektor Bisa lembut dan mendengarkan Jeritan Mahasiswa, Lalu dilanjutkan dengan orasi orasi dari perwakilan BEM Fakultas, kemudian massa aksi yang semakin banyak akhirnya menaiki gedung rektorat lantai 3 secara bersama-sama untuk Menemui Unsur Pimpinan Rektorat guna menyerahkan dokumen petisi online yg ditandatangani 3.166 pendukung, Koin istimewa sejumlah 2.103.550,- dan Tuntutan Mahasiswa terkait penurunan UKT Mahasiswa Semester 9.

Namun, massa aksi di buat kecewa Karena tidak ada satupun unsur pimpinan rektorat unsri ada di Tempat.

Presiden Mahasiswa, Rahmat Farizal Dalam Orasi nya menyampaikan, “Hari ini Kita di kecewakan Karena unsur Pimpinan tidak satupun di Tempat padahal Aksi Mengetuk Hati Bapak Rektor hari ini telah tersebar dan Kita yakin Rektor mengetahui.
Yang kami lakukan hari pun merupakan aksi Damai, dan yang kami lakukan pun adalah menyerahkan Petisi dan Koin Receh yang telah kami galang selama dua hari”.

Untuk itu, Mahasiswa Universitas Sriwijaya telah menyerahkan petisi dan Koin receh kepada Rektor sebagai bahan pertimbangan bahwa apa yang Mahasiswa Tuntut adalah Hak Mahasiswa, dan Mahasiswa tidak pernah main-main. Karenanya Kami masih menunggu Sampai Pukul 18.00 wib malam ini. Jika Tidak ada keputusan Rektor terkait penurunan UKT Mahasiswa semester 9, maka Mahasiswa unsri tidak akan melakukan pembayaran UKT sampai rektorat menurunkan UKT Semester 9 sesuai yang mahasiswa inginkan.

Menahan diri sejenak jauh lebih baik dari pada harus membayar UKT yang tidak seharusnya Kita bayarkan.
Pasca aksi dilanjutkan dengan Konferensi Pers yang dilakukan di depan tugu unsri kampus Indralaya.

Dalam konfrensi pers, Rahmat Farizal menegaskan bahwa jika tidak ada Informasi Penurunan dari rektorat, maka mulai hari ini semua mahasiswa akan melakukan Penundaan Pembayaran UKT sampai ada SK penurunan UKT Semester 9 oleh Rektor Unsri, dan Meminta Mahasiswa segera pulang untuk mempersiapkan Aksi Besar-besaran.

#BoikotPembayaranUKT

Ttd,
Aliansi Mahasiswa Peduli UKT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>